Ini tentang aku.
Aku yang mati-matian
menahan perasaanku.
Tentang kamu.
Kamu yang mati-matian
mematikan hatiku.
Perlahan-lahan kurasakan.
Pandangan ini semakin kabur.
Kuarahkan bola mataku.
Ke kanan…
Ke kiri…
Yang ada hanya
Hitam.
Putih.
Semakin membaur
Dan membaur…
Aku mati.
Tidak ada kita yang sama.
Tidak ada kita yang dahulu.
Apakah aku benar-benar melihat?
Apakah ini yang semua orang
lihat?
Dua insan yang tak lagi saling
sapa.
Aku akan terus menulis.
Karena kamu lah alasan aku tetap
menulis.
Memang dasar.
Rasa ini tak tahu malu.
Kian menggebu meski diabaikan.
Pandang ini terus mencari.
Meski sadar tak pernah dicari.
Biarlah…
Bukankah aku berhak mencintai?
Jangan hiraukan gambar terakhir.
Gadis yang sedang rindu
eskrim,
Nafi’ah.





0 comments:
Post a Comment
Terima kasih telah menjadi salah seorang pembaca jurnalku. Semoga kamu suka. Silakan beri komentar yang baik ya. Biar aku senang. He he ✿
Calon penulis,
Nafi'ah