Friday, 28 August 2015

Mari Menggapai Mimpi!

Posted by Nafi'ah Indah Mutiara at Friday, August 28, 2015 0 comments
Waduuuh nggak kerasa aku udah kelas XII. Kok rasanya SMA ini lebih cepat dibanding SMP ya? Tiga tahun di SMA berasa setengah kalinya di SMP. Memang, dunia terus berputar. Cepat. Dan makin cepat. Semakin banyak ujian yang udah ngantri buat aku hadapi. Kapan pun harus siap. Ya nggak?

Di kelas tiga ini yang artinya aku udah harus berfikir matang, aku tidak mau menggantungkan begitu saja mimpi-mimpiku. Mimpiku tidak cuma satu. Target yang harus aku capai pun banyak. Ah, rasanya semakin banyak saja yang membebani kepalaku.

Aku mau cerita dikit nih. Boleh ya?

Jadi ceritanya, kelasku bikin proyek menempel kertas harapan di dinding kelas. Satu anak boleh nulis mimpi apa saja yang dia punya. Aku nulis banyak nih. Salah satunya, aku ingin keliling dunia. Dan semoga bisa sampai ke Jepang! Aku berharap bisa melihat bunga sakura mekar di sana. Aamiin. Intinya, aku ingin menjadi pribadi yang lebih baik. Sukses di segala bidang pokoknya.



Menurutku, teman kelas tigaku ini lebih berkeluarga. Saling mendukung satu sama lain. Karena aku udah nggak punya kegiatan apa-apa lagi selain belajar, tiap pulang sekolah aku dan beberapa temanku ngobrol dikit sambil membahas mata pelajaran yang susah. Fisika dan Matematika. Itu wajib. Kalau diskusi gini rasanya pelajaran yang awalnya nggak paham sama sekali jadi (lumayan) paham. Dulu pas masih ikut tim basket rasanya pulang sekolah udah nggak mau belajar. Pulang maghrib dengan kondisi badan pegel-pegel, keringetan... Belum lagi latihan tonti yang bisa sampai tiap hari. Tapi aku bersyukur, masih bisa mengimbangi sekolah beserta latihan (walau terkadang malas buka buku). Hmmmm kangen jaman-jamannya jadi anak sibuk.

Akhir-akhir ini aku merasa lebih ceria. Punya teman kelas yang menyenangkan dan solid. Walaupun kutu buku semua. Kalau tau isinya anak pinter semua, itu malah mendorongku semakin berusaha lagi dan lagi. Lebih ceria, tapi aku juga sering deg-degan. Entah kenapa rasanya mataku berat, padahal masih pagi. Rasanya banyak pikiran juga, padahal nggak tau apa yang dipikirin. Haha. Karena apa ya, aku nggak tau alasannya. Atau kalau udah mau jadi mahasiswa memang begini?

Terkadang aku takut akan semua mimpiku. Pasti ada rasa pesimis dan keraguan. “Aku salah nggak sih milih jurusan ini, ketinggian nggak sih mimpiku, bakal terkabul nggak ya harapanku....”

Tapi, aku selalu ingat kata-kata ini.
Bermimpilah yang tinggi. Jika kamu terbangun, kamu akan jatuh di antara jutaan bintang.





















Aku, satu di antara 24 anak di kelas IPA 1 yang sedang berjuang meraih mimpi. Dan aku harus bisa membuat semuanya menjadi nyata. Tidak ada yang tidak mungkin, kan?

Sedikit Cerita dari yang Masih Belajar

Posted by Nafi'ah Indah Mutiara at Friday, August 28, 2015 0 comments
Semakin lama aku bisa merasakan kesenangan di balik sibuknya pelajaran. Ternyata kita sendiri yang bisa membuat diri kita nyaman. Mengurangi rasa pusing akibat beban tugas yang menumpuk di loker kepala. Bercanda di sela-sela pergantian jam pelajaran boleh-boleh saja. Seperti aku ini. Yang dibanding kemarin, aku makin bisa mengembalikan keceriaan dan semangatku lagi.

Kalau pelajaran kelas XII memang begini ya? Materi IPA yang mendominasi dalam seminggu. Sampai-sampai bosan ndengerin penjelasan dari gurunya. Eh, nggak boleh lho ya.

Jadi....

*Lupa mau cerita apa*

Aku bersyukur banget di dunia ini pelajaran nggak cuma ilmu eksak. Masih ada olahraga dan seni rupa yang bisa merefreshkan otak. Nah, pelajaran seni rupa kali ini, semua murid ditugaskan untuk menggambar di sketchbook dengan pensil B. Panduan dari guru, pertama-tama kita menggambar satu garis lurus, satu garis lengkung, dan satu buah bidang. Sudah. Lalu, ketiga coretan pensil tadi dihubungkan gimana caranya biar jadi bentuk manusia. Waiki.  Awalnya aku bingung. Dan...
Hasilnya tidak sebagus seniman, karena aku masih belajar.

Setelah selesai menggambar, semua murid dipanggil satu per satu untuk diberi penilaian. Bapak guru yang satu ini hebat. Beliau bisa membaca karakter berdasarkan goresan. Kalu udah gini girang banget, nggak sabar dibaca karakternya.

Sampai giliranku! Kira-kira apa ya karakterku menurut pandangan Bapak....

Aku kasih tau ya! Ini jujur lho tanpa aku edit sedikitpun. Haha. Kata Beliau, sebenarnya aku orangnya mampu. Tapi, aku selalu ingin semuanya cepat selesai. Jadi, aku tidak begitu mempermasalahkan proses. Waduh. Kalau saja aku mau lebih menikmati atau menjalankan proses dengan sabar, aku pasti bisa meraih sukses dengan mudah. Karena aku termasuk pribadi yang cepat berkembang. Hmmmm.

Aku bisa menyimpulkan, semua itu memang butuh proses. Dari beberapa goresan yang tidak ada maksudnya pun, jika digabungkan dengan hati akan menjadi sesuatu yang indah. Dan kita akan bisa merasakan nikmat yang lebih dari hasil perjuangan apabila kita juga menikmati proses yang kita jalani.

Jadi, itu tadi sedikit cerita hari ini. Kalau aku nggak langsung nulis takutnya lupa. Haha.

Sampai jumpa di lain post ya!
 

Nafi'ah Indah Mutiara Copyright © 2011 Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by web hosting