Saturday, 12 March 2016

Pertanyaan

Posted by Nafi'ah Indah Mutiara at Saturday, March 12, 2016 1 comments

Menurut kalian apakah yang benar itu mencintai atau dicintai?
Dicintai oleh orang yang kita cintai... Kurasa aku sedang tidak mengalaminya.
Mencintai orang yang bahkan tidak pernah melihat kita? Kurasa aku adalah salah satunya.


Selamat malam minggu semua!

Semalam aku mimpi aneh lagi. Gara-gara kejadian kemarin, yang menjadi hari paling menakutkan buatku. Ketakutanku pun masih berlanjut sampai sekarang...bahkan nantinya...saat aku benar-benar tidak bisa melihatnya setiap hari.

Sebuah mimpi singkat yang benar-benar seperti kenyataan. Bukan lagi tentang mimpi aku sedang jalan-jalan di Tokyo Street atau main ski di Hokkaido. Ini mimpi kedua yang meninggalkan satu memo kecil setelah aku terbangun.

Pertanyaan. Aku berpikir, sebenarnya untuk apa? Hal-hal yang pada hakikatnya tinggal aku jalani, harus dipikir kembali.

Kalian masih bingung ya, sebenarnya kejadian apa yang membuatku takut?

Gini deh, aku kasih tau tapi pakai kode-kodean ya. Kebayang, kan gimana rasanya duduk tanpa pembicaraan? Saling membalas perkataan tanpa mengarahkan pandangan. Padahal dulunya sering bertukar cerita... Haha. Kalau dipikir-pikir lucu ya.


Okay, sebelum aku bercerita lebih lanjut, ada baiknya jika aku menceritakan kepada kalian apa yang sedang aku rasakan.


Kamu pernah dengar perbedaan suka dengan cinta? Iya, suka dan cinta berbeda dalam hal pemunculannya. Suka dan cinta berbeda dalam hal kedalamannya. Suka dan cinta juga berbeda dalam hal cakupannya.

Seberapa lama aku memikirkan matang-matang untuk berani berkata bahwa ‘sekarang aku bukan hanya suka’, adalah seberapa jauh aku mengenalnya.

Tapi dengan datangnya mimpi itu, aku semakin takut untuk melangkah lagi. Walau memang tidak semua kejadian di mimpi itu terekam jelas, tapi saat dia mengatakan suatu hal padaku, aku tidak lupa. Perkataan darinya yang kalau dirasakan seperti tamparan. Atau lebih tepatnya larangan?

Sikapmu itu...
yang telah mengubahku.
Membuang jauh-jauh rasa tidak percaya diriku...
Sekarang senaknya saja menyuruhku
menyerah terhadapmu.
Enak saja!

Kenapa aku gak boleh, sih? Aku kan sudah sejauh ini?!


“Hmmm... Tapi kamu boleh kok, gak suka. Nggak apa-apa. Asal jangan diem-dieman ya.”

Hanya itu kalimat yang sampai saat ini masih betah tinggal di benakku. Setidaknya memberikanku dua pilihan. Mau melangkah lagi, atau berhenti?

Ya... Kalau memang kamu tidak tau (re:perasaanku), atau bener-bener gak mau tau. Itu tidak akan jadi masalah buatku. Terserah bagaimana kamu, itu urusanmu. You have your own choice in your life. There's nothing I can do. Just let you to be yourself...laugh freely... As long as you happy with your decisions.

Karena ‘ketauan’ juga bisa menghantuiku. Malah semakin melebarkan jarak yang sudah ada di antara kita. Anehnya aku juga sempat berpikiran, supaya kamu jangan sampai tau. Haha.

Dan kata orang, terlalu mencintai itu tidak baik. Kamu boleh mencintai, iya memang. Tapi jangan biarkan perasaan ‘terlalu’ ini justru menggerogotimu, membuatmu lupa, tidak sadar bahwa...kamu juga berhak untuk dicintai.

Tapi kalau aku disuruh melupakan, jelas itu tantangan berat buatku. Pasti aku tidak sanggup. Aku jelas tidak akan sanggup. Maksudku...aku belum pernah mencintai seseorang se’lama’ ini. Kalian paham, kan?

Haha. Terdengar berat banget ya. Tapi, kurang lebih seperti itulah rasanya.

Mimpiku waktu itu memberikan pertanyaan sekaligus jawaban. Jawaban tersirat yang justru membuatku semakin berpikir.

Apa yang sedang aku lakukan?
Apa yang benar-benar harus aku lakukan?
Apa yang seharusnya aku lakukan?
Apa yang ingin aku lakukan?
Jawabanku saat ini seseimpel,
Aku tidak tahu.

Sampai sekarang pun aku benar-benar tidak tahu.
Mencintai
atau...
dicintai?

Atau, barangkali ada yang mau membantuku mencari jawaban? :)



Sekali kucintai, kau tau, akan selalu.
Jika ada yang mencoba untuk mengubah,
aku tidak menemukan hal menarik selain itu.
Pidi Baiq (1972-2098)



Gadis yang sedang bertanya-tanya,
Nafi’ah

Thursday, 3 March 2016

Tidak Mau Lupa

Posted by Nafi'ah Indah Mutiara at Thursday, March 03, 2016 2 comments
Jika kamu lupa nanti...
Tulisanmu akan mengingatkanmu seperti apa hari itu.


Berhubung kayak gitu, maka di sinilah aku menulis.

Aku tuangkan segala kejadian... senang, sedih. Karena buatku menulis mampu melegakan. Perasaan yang susah dimengerti... That’s why I decided to make a journal. I’ll feel better if I write it down instead.

Tapi kalau dipikir benar juga ya. Menulis itu berguna banget lho. Dan buatku semuanya akan menjadi lebih baik jika kita bisa ‘membukukan’ semua peristiwa yang tidak ingin kita lupakan. Kita sudah lama hidup, pasti nggak cuma satu-dua kan pengalaman berkesan yang kita miliki? Dan kamu tentu ingin ingat semuanya, kan?

Metamorfosis hidup... yang selalu melukiskan cerita berbeda di tiap fasenya. Merasa tanpa beban saat menjadi anak-anak... Haru saat pergantian tahun... Menangis di acara kelulusan...

Karena bukan hidup namanya, kalau tidak menghadirkan banyak kejutan. Setuju gak?

Akhir-akhir ini aku juga merasa, usia remaja membawa perubahan besar buatku. Aku menemukan banyak orang yang menjadikan hidupku semakin hidup. Mereka juga selalu meninggalkan kenangan dan pelajaran yang berharga. Aku jadi sering bahagia dan tersenyum. Aku senang, sangat senang malahan bisa dipertemukan dengan mereka. Tapi memang ya, perpisahan itulah yang menyakitkan.

Kembali lagi ke awal. Aku tidak ingin lupa setiap momen yang telah Tuhan berikan kepadaku. Aku menulisnya. Di sini. Di jurnalku.


Setiap waktu yang kita lewati pasti bermakna. Setiap detik yang kita lalui pasti bisa jadi sejarah. Coba deh inget satu kejadian kecil aja yang kira-kira kalau gak kita temui, mungkin kita gak akan bisa jadi kita yang sekarang. Ya kayak gitu... Sekecil apapun itu, syukurilah, hargailah. Karena mungkin suatu saat nanti kita akan tersenyum mengenangnya, atau bisa jadi pelajaran untuk kita gak ngulangin itu lagi.

Aku kan orangnya nggak jago mengungkapkan pakai kata-kata. Makanya aku lebih suka menyampaikannya lewat tulisan. Karena jika tidak bisa diucapkan, cukup dituliskan saja, kan? Selain itu, aku tau... waktu memang tidak bisa diputar ulang. Kalaupun bisa, kenangan masa dulu tidak akan jadi spesial.


Dan... ini sudah awal Maret yang berarti sebentar lagi aku akan memasuki usia 18 tahun. Eits bukan kode ya. Maksud aku 18.. habis itu 19...20...

Berarti kurang lebih 2 tahun lagi aku resmi meninggalkan masa-masa menjadi gadis remaja. Bakal seperti apa ya, rasanya? Pasti bakal banyaaak banget perubahan yang aku alami, bakal makin banyak orang-orang yang aku temui. Sekarang aja aku udah deg-degan duluan, menebak-nebak seperti apa rasanya menjadi gadis dewasa. Dua dekade? Hahaha.




Walau kita tua nanti, pasti ingin ingat kan, semua kenangan manis yang ada?

Aku juga.
 

Nafi'ah Indah Mutiara Copyright © 2011 Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by web hosting