Tidak
kusangka aku benar-benar menginjakkan kakiku di sini. Bermodalkan tindakan
impulsif mencari tiket yang ujung-ujungnya kebeli.
“Mas,
adek mau ke Jakarta.”
“Boleh
ya, Mas. Please Mas...”
Pesan
singkat yang tepat aku kirimkan sebagai epilog atas semua narasi kesibukanku
beberapa bulan terakhir ini. Tidak hanya itu semua berbarengan dengan sedikit
keresahanku tentang suatu hal. Keresahan yang akan mencapai puncaknya di
penghujung bulan Mei nanti.
Satu-satunya
yang terlintas di pikiranku pas dikasih libur adalah...melarikan diri!
Eits
bukan melarikan diri dari masalah lho ya. Maksud aku...escape alias menghilang.
Menghilang untuk sementara.
Akhirnya
aku tiba juga di stasiun Pasar Senen. Kamis, 28 April 2016 pukul setengah enam
petang.
Karena
sudah hampir 3 bulan ini kegiatanku penuh pengulangan. Bangun-sekolah-belajar-nugas-tidur.
Tugas utama pelajar, memang. Belajar keras menghadapi Ujian Nasional, mengurus
berkas pendaftaran sekolah dinas, mempersiapkan persyaratan beasiswa...
Padet
banget kayak jalanan di Jogja sekarang.
Jadi
setelah itu semua selesai, kurasa aku benar-benar butuh menghirup udara lain...
Memandang
langit lain...selain langit Jogjakarta.
Ya walaupun
sampai sekarang aku tetap menyebut langit Jogja adalah yang terindah.
Kedatanganku
sore itu disambut oleh langit mentari senja. Ditambah dengan ramai riuh
penumpang lainnya. Perjalanan
yang memakan waktu kurang lebih 9 jam. Ditemani novel yang tebalnya 544 halaman
membuatku tidak terasa sudah tiba di tujuan.
Akankah
perjalanan ini juga membuatku lupa terhadap hal yang aku resahkan?
Setidaknya sebentar
saja hilang dari ingatan. Kurasa itu sudah cukup bijak.
Ah, cerita selengkapnya menyusul ya, kalau aku
sudah pulang. Sekarang aku mau siap-siap dulu pergi ke suatu tempat. Menenggelamkan diri di tanah orang. Lagian takut ketahuan
sama yang punya laptop juga. Hihi.
Salam
ya, dari gadis yang walau jauh di mata tetap dekat di hati,
Nafi’ah.


0 comments:
Post a Comment
Terima kasih telah menjadi salah seorang pembaca jurnalku. Semoga kamu suka. Silakan beri komentar yang baik ya. Biar aku senang. He he ✿
Calon penulis,
Nafi'ah