Semakin
lama aku bisa merasakan kesenangan di balik sibuknya pelajaran. Ternyata kita
sendiri yang bisa membuat diri kita nyaman. Mengurangi rasa pusing akibat beban
tugas yang menumpuk di loker kepala. Bercanda di sela-sela pergantian jam
pelajaran boleh-boleh saja. Seperti aku ini. Yang dibanding kemarin, aku makin
bisa mengembalikan keceriaan dan semangatku lagi.
Kalau
pelajaran kelas XII memang begini ya? Materi IPA yang mendominasi dalam
seminggu. Sampai-sampai bosan ndengerin penjelasan dari gurunya. Eh, nggak
boleh lho ya.
Jadi....
*Lupa
mau cerita apa*
Aku
bersyukur banget di dunia ini pelajaran nggak cuma ilmu eksak. Masih ada
olahraga dan seni rupa yang bisa merefreshkan otak. Nah, pelajaran seni rupa
kali ini, semua murid ditugaskan untuk menggambar di sketchbook dengan pensil B. Panduan dari guru, pertama-tama kita menggambar
satu garis lurus, satu garis lengkung, dan satu buah bidang. Sudah. Lalu,
ketiga coretan pensil tadi dihubungkan gimana caranya biar jadi bentuk manusia.
Waiki. Awalnya aku bingung. Dan...
![]() |
| Hasilnya tidak sebagus seniman, karena aku masih belajar. |
Setelah
selesai menggambar, semua murid dipanggil satu per satu untuk diberi penilaian.
Bapak guru yang satu ini hebat. Beliau bisa membaca karakter berdasarkan
goresan. Kalu udah gini girang banget, nggak sabar dibaca karakternya.
Sampai
giliranku! Kira-kira apa ya karakterku menurut pandangan Bapak....
Aku
kasih tau ya! Ini jujur lho tanpa aku edit sedikitpun. Haha. Kata Beliau,
sebenarnya aku orangnya mampu. Tapi, aku selalu ingin semuanya cepat selesai.
Jadi, aku tidak begitu mempermasalahkan proses. Waduh. Kalau saja aku mau lebih
menikmati atau menjalankan proses dengan sabar, aku pasti bisa meraih sukses
dengan mudah. Karena aku termasuk pribadi yang cepat berkembang. Hmmmm.
Aku
bisa menyimpulkan, semua itu memang butuh proses. Dari beberapa goresan yang tidak ada maksudnya pun, jika digabungkan dengan hati akan menjadi sesuatu yang indah. Dan kita akan bisa merasakan
nikmat yang lebih dari hasil perjuangan apabila kita juga menikmati proses yang
kita jalani.
Jadi,
itu tadi sedikit cerita hari ini. Kalau aku nggak langsung nulis takutnya lupa.
Haha.
Sampai
jumpa di lain post ya!



0 comments:
Post a Comment
Terima kasih telah menjadi salah seorang pembaca jurnalku. Semoga kamu suka. Silakan beri komentar yang baik ya. Biar aku senang. He he ✿
Calon penulis,
Nafi'ah